Sesorang
bertanya kepadaku, “Pulang sekolah, Neng?” saat itu aku selesai melaksanakan
shalat di sebuah mushola.
“Hmmm,
iya Pak,” jawabku singkat.
“Apa
cita-cita kamu?” Tanya si Bapak. Orang asing bertanya seperti itu membuatku
meras aneh. Lantas aku menjawab, “Apa saja yang penting bisa membuat orang
tuaku bahagia.”
“Oh
bagus itu, yang penting harus jujur. Tidak seperti para korupsi yang terus
menggerogoti uang rakyat, tanpa memikirkan raksat yang kesusahan….blablabla” ia
terus bicara sampai menyangkut masalah politik segala. Aku hanya diam mematung.
Seseorang
lewat di depanku, ia memberikan isyarat padaku dengan memiringkan telunjung di
keningnya. Aku takut dan kaget terlonjak. Segera aku kencangkan tali sepatuku
dan segera keluar dari halaman mushola itu. Pantas saja pakaiannya aneh,
walaupun rapid an bersih tapi ia memakai apa yang tak semestinya ia pakai.
Ternyata ia gila.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar