Jumat, 12 Desember 2014

Me and Math 2



Geometri oh geometri. Ternyata aku harus berurusan denganmu diakhir kuliahku. Aku tahu ini bukan salahmu. Ini resiko bagiku karena mnegambil matematika. Tapi tanpa sadar aku malah berjalan ke arahmu, jika tidak mengapa aku harus mengambil garis paralel sebagai materi dalam skripsiku. Ditengah kebingungan dalam dua pilihan aku lebih memilihnya, dan dari kedua pilihan judul yang kubuat semuanya berkaitan dengan geometri padahal aku membenci geometri. Mungkin ini yang namanya jarak benci dan cinta itu sangat tipis.
Di tengah munculnya rasa suka pada garis paralel dan aku pun sedikit demi sedikit mulai menguasainya. Nyatanya, takdir tak berpihak padaku, peraturan berganti dan materi itu tak ada dalam kurikulum lama. Aku pun berganti materi mulai melihat lagi materi apa yang akan kuambil. Semua rencana ditata ulang, beberapa janji terpaksa dibatalkan dan mungkin semua teman seangkatanku sama repotnya denganku. Berapa kali pun membuka dan meresapi semua materi tapi tetap selalu tertuju pada geometri. Akhirnya aku putuskan move on pada jenis dan besar sudut, okey masih geometri.
Sedikit demi sedikit aku harus mulai menyukai materi baru ini. Tapi, kenapa aku masih tak suka matakuliah geometri padahal tiga SKS. Seberapa besar berusaha tetap saja itu tak berhasil. Ditambah lagi, ada bahasan irisan bangun ruang. Huaaaa....., mimpi buruk kelas III SMA terulang. Dari dulu aku tak bisa menguasai ini, daya bayangku terlalu lemah bukan aku tak mau berusaha yah... Buktinya beberapa pertemuan kemarin aku berusaha konsentrasi ketika dosen menjelaskan mengenai irisan bangun ruang. Pada beberapa soal aku konsentrasi, oke aku bisa konsentrasi penuh dan diakhiri dengan helaan nafas panjang karena masih tak mengerti. Rasanya pengen menangis. Aku terlalu bodoh untuk ini.
Oh mata kuliah ini menambah dosaku..., karena sering tak fokus dan berbisik dalam hati kenapa harus seperti ini sih. Padahal udahlah ini bidang tak usah diiris-iris kan utuh lebih bagus estetikanya. Maapku untuk dosen yang tak mampu memperhatikan dengan baik.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar